ALKALAMU

Sekadar Bilik Persinggahan Kata-Kata

Kenapa Alkalamu

Alkalamu huwa allafdzu almurakkabu almufiidu bil wadl’i…

Blog ini sengaja dijuduli “alkalamu” lantaran penggalan kalimat itu yang pasti diingat oleh mereka yang mula-mula belajar gramatika Arab lewat kitab Al Ajrumiyyah. Sulit untuk membahasa-indonesiakan penggalan itu karena bagi saya ia adalah sebuah awal-mula yang sangat membekas. Penggalan kalimat itu saya jumpai saat berusia 8 tahun. Simbah kakung sendiri yang mengenalkannya. Bukan karena langsung menangkap maknanya, namun karena sampai empat kali mengkhatamkan kitab itu, saya masih sedemikian bebal. Benar-benar saya tak tahu,  untuk apa mempelajarinya, selain karena terpaksa. Alkalamu mulanya misteri atau rembang senja dan selalu begitu sampai sekarang.

Dan dengan terkaget-kaget, seseorang pernah membisiki saya sebuah petikan dari Bibel, “en arkhe en logos”. Pada mulanya adalah firman (cat: padahal logos tak selalu bermakna firman). Alkalamu, sesudah itu, sekonyong-konyong datang menjerat, seraya menyingkapkan sedikit demi sedikit pesonanya. almurakkabu…bertumpuk-tumpuk, tindih menindih, berjalin-kelindan… almufiidu…menghadirkan aura, dunia hadir, jantung berdegup, nalar meliar, merayah makna…bil wadl’i, intensi, mengarah, menubuh, menyelimuti…

alkalamu adalah misteri, hingga kini

9 Comments »

  1. pada mulanya adalah “kata” Gus…

    Comment by najib | 30 January 2009 | Reply

  2. Iya ustadz najib, nek melu kang fayyadl, logos yo kata, tapi aku kira di benak banyak orang kristiani “pada mulanya” ya tetap “firman”, bukan “kata”. Bahkan di barat ada unen-unen, “pada mulanya adalah pasar”. Hahaha

    Comment by usthof | 30 January 2009 | Reply

  3. Kok ora Al Kalam wae, rak yo luwih gambang kelingan tho. He…He…

    Comment by Kelik Supriyanto | 10 February 2009 | Reply

  4. satu yang tertinggal, Gus: “pada mulanya adalah udut”. hahaha

    Comment by M Najib Yuliantoro | 14 February 2009 | Reply

  5. menawi “bilwad’i” sing bhs arab npo sing kedah berakal ms?hehe

    Comment by fathul sby | 3 March 2009 | Reply

  6. semoga alkalamu bisa jadi ”mufid”….amien

    Comment by kamal | 6 March 2009 | Reply

  7. Wah ada Mas Kelik? :D

    Comment by za | 11 March 2009 | Reply

  8. logos dan nomos..
    opo kui??

    Comment by deknada | 16 March 2009 | Reply

  9. duh apa-apa, semakin aku tak mengerti!!!!

    Comment by ahma | 10 May 2009 | Reply


Leave a comment